-->
Jum'at 4 Apr 2025

Notification

×
Jum'at, 4 Apr 2025

Iklan

Iklan

Petani Milenial : Budidayakan Tanaman Porang Raup Keuntungan Rp 800 juta Per hektar

12 April 2021 | April 12, 2021 WIB | Last Updated 2021-04-12T04:58:21Z

 




Sebagian orang masih mengganggap rendah pekerjaan menjadi seorang petani. Hal tersebut dikarenakan masih banyak petani Indonesia yang memiliki penghasilan rendah.
Apakah pikiran tersebut akan berubah jika petani mampu menghasilkan ratusan juta rupiah bahkan miliar rupiah dari bertani.

Belakangan ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan tanaman yang dapat menghasilkan ratusan juta rupiah. Tanaman tersebut berubah menjadi tanaman hits dikarenakan mampu menambah pundi-pundi rupiah yang banyak. Bagaimana petanilovers , berminat untuk membudidayakan tanaman yang satu ini ?

Tanaman ini dikenal dengan nama porang atau iles-iles ( Amorphophallus muelleri) tanaman Porang berbentuk sejenis umbi-umbian yang mengandung zat glucomanan atau zat dalam bentuk gula kompleks dan serat larut yang berasal dari ekstrak tanaman.

Dulu tanaman ini termasuk tanaman liar yang tumbuh begitu saja dan dianggap menggangu. Namun kini, tanaman tersebut banyak dilirik oleh petani untuk dibudidayakan.

Hampir semua daerah di Indonesia, kini telah membudidayakan tanaman porang termasuk Wilayah Aceh. Wilayah aceh yang telah membudidayakan komoditi porang seperti Bener Meriah, Aceh Singkil, aceh timur dan lain Sebagainya.
Desa Sarah Teube, kabupaten aceh timur termasuk wilayah yang kini sedang membudidayakan porang. Komoditi porang yang berada di Sarah teube mampu membuka lapangan pekerjaan kepada masyarakat setempat. hal tersebut dapat meminimalisir angka penggangguran di desa setempat.

Tanaman ini memiliki peluang besar untuk dieskpor. Tanaman ini akan diespor ke jepang, Taiwan, Vietnam, Thailand, korea, china, serta beberapa Negara eropa. Porang diekspor ke luar negeri untuk kebutuhan bidang industri, kesehatan, dan makanan.
Porang dalam industri pangan dapat diolah menjadi tepung, shirataki, konyaku, mie ramen, pengental es krim, dan gelling agent serta campuran makanan. Dalam industri obat-obatan, porang ini digunakan untuk mencegah kanker, menurunkan gula darah dan kolesterol, serta menurunkan obesitas dan mengatasi sembelit.

Sementara dalam industri lainnya, porang menjadi bahan baku lem, kertas,pengkilap kain alami, isolator listrik, pembersih air, cat, negative film, pita seluloid dan kosmetik mewah. Porang juga dapat menjadi alternativemakanan pokok untuk menggantikan nasi.

Cara budidaya tanaman porang
Agar tanaman porang yang dibudidayakan menghasilkan nilai ekonomis tinggi, perlu diperhatikan beberapa hal berikut.

Persiapan Lahan

Hal yang pertama dilakukan yaitu membersihkan lahan dari semak-semak liar/ gulma. Jika kapasitas lahannya besar dapat menggunakan kontraktor untuk menggemburkan lahan. Setelah itu dibuat bedengan.
Persiapan Bibit

Porang memiliki tiga macam bibit yaitu biji, bulbil atau katak, dan umbi. Katak pada porang adalah bintil porang yang muncul di pangkal dan tangkai daun. Jika memilih bibit yang berasal dari biji, perlu dilakukan pembibitan dahulu di dalam polybag. Namun, jika memilih bibit yang berasal dari katak atau umbi, pembibitan dalam polybag tidak perlu dilakukan lagi.

Cara tanam

Menanam porang sebaiknya dilakukan pada musim hujan sekitar bulan oktober hingga desember. Perlu diperhatikan jarak dalam menanam tanaman porang, biasanya tanaman porang berjarak 60 cm x 25 cm atau 60 cm x 30 cm. setelah itu, bibit porang ditanam didalam lubang/bedengan yang telah disiapkan. Sebelum bibit porang ditanam, baiknya terlebih dahulu dimasukkan pupuk kompos. Ketika menanam perlu diperhatikan bahwa letak bakal tunas tanaman porang harus menghadap keatas.

Cara pemeliharaan
Secara historis tanaman porang pernah tumbuh secara liar, dengan begitu tanaman porang termasuk tanaman yang mudah tumbuh, sehingga tidak memerlukan pemeliharaan yang terlalu khusus. Meskipun begitu, untuk mendapatkan hasil yang maksimal perlu dilakukan perawatan yang insentif.

Setelah sebulan bibit porang ditanam, Bersihkanlah gulma yang berada disekitar tanaman porang. Gulma tersebut dapat dikumpulkan ke dalam suatu lubang, yang nantinya akan dapat digunakan sebagai pupuk kompos. Selain membersihkan gulma, hal lain yang perlu diperhatikan yaitu memberikan pupuk. Jenis pupuk yang digunakan bisa juga pupuk organic yang berasal dari kompos.
Panen

Cara budidaya porang agar cepat panen yaitu tanam porang dengan menggunakan bibit yang berasal dari umbi. Tanaman porang dapat dipanen selama 6-8 bulan sekali. Sedangkan jika menggunakan bibit yang berasal dari katak masa panennya lebih lama yakni samapai 18-24 bulan sejak ditanam. Saat memanen tanaman porang, pastikan tanaman tersebut telah betul-betul mati. Porang yang sudah mulai mati ditandai dengan warna daun yang sudah menguning dan katak pada tangkai daun langsung berjatuhan. Proses panen porang dilakukan dengan cara mengali untuk mengambil hasil panen dari umbi dan memetik buah yang berada ditangkai daun atas untuk hasil panen yang disebut katak.

Tanaman porang memiliki nilai jual yang tinggi. Harga porang ditentukan dari kualitas tanaman porang tersebut, semakin sedikit kadar air maka semakin mahal harga jualnya. Harga umbi porang yang masih basah berkisar antara Rp4.000/kg hingga Rp15.000/kg. Ketika sudah dikeringkan , akan terjual dengan harga kisaran Rp.55.000/kg hingga Rp65.000/kg. Sedangkan harga katak porang bisa mencapai Rp180.000/kg.

Penulis : Suci Ananda
Status : Mahasiswa Pendidikan Matematika IAIN Langsa
close