Habanusantara.net, Banda Aceh - Ketua Komisi 3 DPRK Banda Aceh, Teuku Arief Khalifah menyampaikan bahwa dirinya menilai 4 tahun kepemimpinan Aminullah Usman - Zainal Arifin di Kota Banda Aceh sudah berjalan dengan baik. Arief melihat banyak pembenahan yang telah dilakukan terutama di bidang birokrasi dan pelayanan publik. Juga pelaksanaan kegiatan yang merupakan bagian dari pembenahan kota sudah sesuai dengan target yang tertuang dalam Rencana Program Jangka Menengah.
Disamping itu Pemko Banda Aceh mampu mempertahankan WTP ke 13 secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang merupakan wujud komitmen Wali Kota dalam mengelola keuangan kota secara professional dan akuntabel.
“Saya menilai 4 tahun ini sudah berjalan baik, semua rencana kegiatan bersumber dari RPJM, serta pembangunan sarana dan prasarana sudah sesuai dengan kebutuhan. Tentu saja tidak semua pelaksanaan berjalan sempurna dan masih ada yang harus diperbaiki dalam sisa waktu kepemimpinan, namun pemerintah sampai tahun ke empat ini telah membangun sesuai dengan yang di rencanakan” ujar Arief.
Arief menyampaikan bahwa dirinya menyampaikan Apresiasi atas kemampuan WaliKota mengelola Kota dan berharap sisa satu tahun dapat digunakan sebagai pondasi dalam masa transisi nanti. “Hari ini Pemerintahan berjalan sangat harmonis dengan saling menghargai fungsi dan wewenang, sinergisitas ini sangat diperlukan dalam upaya-upaya pembangunan. Kritik, saran dan masukan yang kami berikan di legislatif langsung di respon oleh WaliKota dengan langkah pembenahan” terang Arief.
Arief melanjutkan Dinas teknis di masa kepemimpinan Aminullah juga terus bergerak merespon laporan-laporan dan masukan langsung dari masyarakat.
“Hari ini SKPK sangat aktif dalam merespon, saya contohkan Pasukan Orange DLHK3 yang seperti tidak beristirahat dalam membersihkan Kota, Tim Reaksi Cepat PUPR yang terus membenahi permasalahan sarana prasarana, Digitalisasi Parkir oleh Dinas Perhubungan, Juga sudah terdapat Mal Pelayanan Publik yang tentunya sangat memudahkan masyarakat mengurus administrasi d satu tempat, serta LKS Mahira Muamalah untuk membantu permodalan bagi pelaku usaha kecil. Ditambah dengan BPKK yang terus berinovasi dalam mendrongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ini jelas hal yang sangat positif untuk Kota” urai Politisi Gerindra ini.
Namun Arief juga meminta kepada Pemko agar tidak terlena dalam prestasi. “Walaupun sudah sangat baik namun masih terdapat kekurangan di beberapa sektor yang harus terus dibenahi dan disempurnakan. Kami harap dapat dituntaskan di sisa waktu, sehingga ketika purna masa jabatan hasil yang dicapai dapat sesuai dengan hasil perencanaan nantinya” tutup Arief.

